Angin malam saat itu terus menyapa tiada henti dan mengenai dedaunan pohon beringin yang besar dan menjulang tinggi, angin terus menggoyangkannya. Seperti diajak bernyanyi oleh angin, ia semakin semangat bergoyang bersama angin, aku hanya menikmati malam itu sendirian tanpa ada yang menemani, aku terus mendekat pohon itu, dan duduk dibawahnya didepan rumah ku, aku seperti terhipnotis, bersama angin aku saksikan semangat beringin bergoyang, angin terus menyapaku hingga aku betah bertahan lama disana, sampai saatnya malam telah larut, hingga jalanan terus sepi, aku menoleh ke jam tanganku, aku merasa seperti berada di tengah hutan yang tiada satupun manusia, hingga kuduk ku merasa geli, merasa seperti ada keanehan, tanganku semakin kaku tak sanggup ku lepas dari saku jaketku, inginku berjalan menuju rumahku, tetapi langkah kakiku semakin berat, seolah-olah ia mengajakku bertahan dibawah pohon beringin itu, kucoba berusaha melawan kekuatan itu dengan basmalah dan tenaga ku, akhirnya aku berhasil, berhasil melarikan diri dari ketakutanku yang begitu dalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar